Pinjaman Komersial

PENGERTIAN

Pinjaman Komersial adalah pinjaman yang diberikan kepada pengusaha, pedagang, atau pegawai yang digunakan untuk modal kerja atau modal usaha dengan jaminan benda bergerak atau benda tidak bergerak.

FASILITAS

  • Persyaratan mudah.
  • Proses pencairan yang relatif cepat, maksimal 3 hari kerja
  • Jasa pinjaman yang bersaing.

PERSYARATAN

  • Calon Peminjam adalah anggota, calon anggota, dan anggota luar biasa dari Koperasi Sejahtera Bersama dan atau koperasi lainnya dan anggotanya.
  • Setiap Peminjam yang mengisi aplikasi sekaligus mendaftarkan diri menjadi anggota dan atau calon anggota kepada Koperasi Sejahtera Bersama.
  • Berusia maksimal 60 tahun s.d akhir masa pinjaman.
  • Mengangsur pokok dan jasa pinjaman setiap bulan.
  • Khusus jaminan tanah dan atau bangunan minimal pengajuan pinjaman sebesar                        Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).
  • Jarak tempat tinggal peminjam/tempat usaha peminjam dengan Kantor Cabang/Pos Pelayanan  maksimal 20 Km.
  • Melengkapi dokumen :
No. Jenis Dokumen Karyawan Pedagang Pengusaha
1 Copy KTP  (Peminjam/Suami/Istri /Penjamin) yang masih berlaku.
2 Copy Kartu Keluarga
3 Copy SBKRI & ganti nama untuk WNI Keturunan (untuk peminjam/suami/istri/ penjamin).
4 Copy Akta Nikah dan Akta Cerai (bagi yang telah cerai).
5 Photo
6 Rekening Listrik
7 Slip Gaji /Surat Keterangan Penghasilan
8 Copy Rekening Koran atau Tabungan
9 Surat Keterangan Usaha (SKU)
10 Copy Akta Pendirian (dan Akta Perubahan), SIUP dan Izin lain yang berhubungan dengan usaha peminjam
11 Copy NPWP
12 Neraca dan Rugi/Laba 2 tahun terakhir

PLAFON PINJAMAN

Plafon pinjaman minimal Rp. 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) sampai dengan setinggi-tingginya Rp.250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah).

JAMINAN

Jaminan pinjaman dapat berupa rumah/apartemen/ruko/rukan/tanah kosong dan kendaraan roda dua atau roda empat.

KETENTUAN JAMINAN

  1. Kendaraan.
    • Maksimal usia kendaraan 5 tahun dihitung dari sejak tahun pembuatan sampai dengan akhir masa pinjaman untuk kendaraan roda dua (motor).
    • Maksimal usia kendaraan 15 tahun sejak tahun dihitung dari sejak tahun pembuatan sampai dengan akhir masa pinjaman untuk kendaraan roda empat (mobil).
    • Kendaraan buatan Jepang.
    • Keadaan kendaraan layak pakai dan layak jalan.
    • Mempunyai nilai ekonomis, artinya dapat dinilai dengan uang dan dapat dijadikan uang.
    • Mudah diperjualbelikan.
    • Dapat dipindahtangankan kepemilikannya dari pemilik semula ke pihak lain.
    • Maksimal besar pinjaman adalah 70% dari nilai likuidasi (sesuai SK perihal Ketentuan Umum Jaminan dan Pengelolaannya).
    • Bersedia didaftarkan untuk pemblokiran kendaraan ke samsat setempat
    • Jenis kendaraan terdaftar dalam daftar taksasi yang diterbitkan USP KSB.
    • Menyerahkan dokumen kendaraan :
      • Asli BPKB atas nama peminjam/istri/suami/penjamin.
      • Asli faktur.
      • Copy STNK yang masih berlaku.
      • Kuitansi jual beli blanko kosong 3 lembar (lembaran pertama bermaterai) yang telah ditandatangani oleh Pemilik kendaraan yang tertera dalam BPKB.
  2. Tanah dan bangunan.
    • Jaminan tanah dan bangunan harus berupa bangunan permanen dan layak huni.
    • Jaminan sudah bersertifikat Hak Milik atau Hak Guna Bangunan yang haknya masih berlaku atas nama peminjam atau atas nama orang lain yang mempunyai hubungan darah secara vertikal dengan peminjam. Apabila belum bersertifikat maka pengajuan pinjaman harus berikut proses sertifikasi.
    • Jarak Lokasi Jaminan dengan Kantor Cabang / Pos Pelayanan Pinjaman tidak lebih dari 20 Km.
    • Besar pinjaman maksimal (sesuai SK perihal Ketentuan Umum Jaminan dan Pengelolaannya)
    • Menyerahkan dokumen Tanah dan Bangunan :
      • Asli sertifikat ( SHGB/SHM) atas nama peminjam/istri/suami
      • Asli Akta Jual Beli (AJB) terakhir dan turutannya ( bila ada)
      • Asli IMB dan Denah Bangunan ( atau copy IMB Induk dan Denah Bangunan  Yang dilegalisir oleh developer atau Notaris ), dan PBB tahun terakhir. Khusus Untuk Ruko, Denah Bangunan tidak wajib ( Optional)
      • Asli  Advice Planning (apabila diminta/disarankan oleh bagian taksasi atau Komite Kredit).
      • Cek tata kota dan Asli Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) apabila ada sesuatu hal yang meragukan terutama untuk tanah kosong baik berupa kavling, tanah sawah dan tanah kebun

PENGIKATAN JAMINAN.

  1. Jaminan Kendaraan.
    Nominal Pinjaman (NP) Pengikatan Jaminan
    NP s/d Rp.50.000.000,00 Fiducia dibawah tangan
    NP   >  Rp. 50.000.000,00 Fiducia dengan Notarial dan didaftarkan
  2. Jaminan Tanah dan Bangunan
    Nominal Pinjaman (NP) Pengikatan Jaminan
    NP s/d Rp.15.000.000,00 Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) Notarial.
    NP   >  Rp. 15.000.000,00 Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) Notarial

JASA.

Besar Jasa adalah 2,25% Flat per bulan.

MASA PINJAMAN

Masa pinjaman adalah 1 bulan sampai dengan 24 bulan.

BIAYA PENCAIRAN.

  • Biaya provisi.
    • Masa pinjaman 1 – 6 bulan     : 3,00%  dari  besar   pinjaman,   maksimal                 Rp. 25.000.000,00.
    • Masa pinjaman 7 – 24 bulan   : 3,50%   dari  besar  pinjaman,  maksimal                Rp. 25.000.000,00.
  • Biaya materai  sesuai pemakaian (kebutuhan).
  • Biaya administrasi.
    Nominal Pinjaman (NP) Pengikatan Jaminan
    NP s/d Rp.1.000.000,00 Rp.  15.000,00
    Rp.    1.000.000 < NP <= Rp.  20.000.000 Rp.  30.000,00
    Rp.  20.000.000 < NP <= Rp.  50.000.000 Rp.  70.000,00
    Rp.  50.000.000 < NP <= Rp.100.000.000 Rp.150.000,00
    Rp.100.000.000 < NP <= Rp.150.000.000 Rp.225.000,00
    Rp.150.000.000 < NP <= Rp.200.000.000 Rp.300.000,00
    NP > Rp.200.000.000 Rp.400.000,00
  • Biaya  survey  sebesar Rp.30.000,00.
  • Biaya Notaris (sesuai dengan ketentuan notaris apabila ada pengikatan jaminan).

KETENTUAN LAIN

  • Pencairan pinjaman tetap mengacu kepada kelayakan pemberian pinjaman (Character, Capital, Capacity, Collateral, Condision of Economy & Constrain) kendaraan, tanah dan bangunan hanya merupakan jaminan saja.
  • Pinjaman dengan nominal sampai dengan Rp.10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) dapat disetujui oleh Komite Pinjaman Kantor Cabang dan dapat dicairkan langsung di Kantor  Cabang .
  • Pinjaman dengan nominal diatas Rp.10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) sampai dengan Rp.50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) harus mendapatkan persetujuan dari Komite Pinjaman Kantor Cabang dan Komite Pinjaman Kantor Regional.
    Jika Komite Pinjaman Kantor Regional belum terbentuk maka langsung diajukan untuk mendapat persetujuan Komite Pinjaman Kantor Pusat.
  • Pinjaman dengan nominal diatas Rp.50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah)harus mendapatkan persetujuan dari Komite Pinjaman Kantor Cabang, Komite Pinjaman Kantor Regional dan Komite Pinjaman Kantor Pusat.
  • Semua pencairan dilakukan di Kantor Cabang baik yang tidak memerlukan persetujuan Komite Pinjaman Kantor Regional/Kantor Pusat maupun yang memerlukan persetujuan Komite Pinjaman Kantor Regional/Kantor Pusat.
  • Peminjam menandatangani:
  • Perjanjian pinjaman:
    • SKMHT/APHT (untuk jaminan tanah dan atau bangunan)
    • Pengalihan Hak Milik Secara Fiducia ( untuk jaminan kendaraan).
    • Surat Pernyataan ( untuk penandatanganan Akta Fiducia)
    • Surat Kuasa Penarikan.
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: